Nokia Akuisisi Symbian dan Dirikan Symbian Foundation
Setelah lama menjalin hubungan serius selama beberapa tahun, akhirnya Nokia meminang Symbian Foundation. Diawali dengan kerjasama dalam pengembangan platform S60 – platform smartphone terpopuler di dunia – Nokia menyatakan akan membeli saham mayoritas Symbian Foundation yang selama ini tidak mereka miliki. Yang menarik di sini adalah, Nokia malah tertarik dengan Symbian Foundation, sebuah yayasan non profit yang mempunyai visi untuk mengembangkan platform Symbian ke berbagai aplikasi, dan bukannya mengambil hak cipta platform Symbian itu sendiri. Nokia harus merogoh kocek tidak sedikit untuk memiliki Symbian Foundation, yaitu $410 juta.
Saat ini Symbian Foundation didukung oleh Texas Instruments, Vodafone, Samsung, LG dan AT&T, sementara Sony Ericsson dan Motorola memiliki kontribusi pada asetnya, sedang NTT DoCoMo akan bergabung sebagai penyandang dananya. Nokia berharap proses kepemilikan saham ini sudah akan rampung antara tahun 2009 – 2011. Setelah itu, semua karyawan Symbian akan menjadi karyawan Nokia. (Sumber: G2GLive.com)
Motorola Bersama Kodak Rilis Ponsel ZN5
Sebagai pemimpin dalam media komunikasi wireless, Motorola dan sebagai inovator imaging, Kodak, pada hari Senin 23 Juni 2008 kemarin mengumumkan produk barunya, MOTOZINE™ ZN5, yang mana disini mereka mengkombinasikan kemampuan inovasi masing-masing perusahaan.
Diungkapkan pada event di sebuah galeri di Beijing, ZN5 antarkan kemudahan dan kenyamanan pada pengalaman ber-mobile imaging. ZN5 bukan saja cocok buat para fotographer, tapi juga buat para penikmat seni, penghobi, exhibitor dan bahkan kritikus sekalipun, seperti diungkapkan oleh Jeremy Dale, corporate vice president-mobile devices marketing, Motorola, Inc., intinya ZN5 akan buat semua yang diinginkannya.
Berfiturkan teknologi KODAK Imaging (built-in) meyakinkan kalau setiap gambar yang diambil adalah yang terbaik, belum ditambah lagi teknologi ini berkombinasi teknologi KODAK PERFECT TOUCH sehingga dihasilkan image menjadi lebih terang dan lebih “vivid on the spot”. Disamping itu terdapat Multiple capture modes (seperti multi-shot dan panorama), software KODAK EASYSHARE yang mana ini akan berguna buat mengorganisasi foto/mengedit/mambagi/menempatkan dan mencari gambar bergerak dan teknologi CrystalTalk, ini akan membantu bagi pemanggil dan penerima meskipun dalam lingkungan gaduh, serta teknologi “ModeShift” untuk membantu pen-’morphing’keypad (seperti pada ROKR E8).
Bersenjata utama kamera 5 megapiksel (autofokus), layar 2,4 inci TFT 262.000 warna, resolusi 240×320 piksel, sebuah Xenon flash, memori eksternal 4 Gb, port USB 2.0, 3.5 mm headset jack, Radio FM, memori internal 512 Mb, slot kartu microSD, digital x4 zoom, Shutter speed – 1/1000s, Focus range: 30cm to infinity; macro – 10 to 40cm/landscape – 5cm to infinity, Lens angle of view 62 derajat (diagonal)/52.6 derajat (horizontal), Wifi 802.11 b/g, TV-Out, bluetooth 2.0, HTML browser, A2DP, AVRCP, SMS, MMS, IM, email, EDGE 12, Quad Band GSM, dimensi 118×50.5×16 mm, berat 114 gram, baterai Li-Ion 920 mAh, standby 310 jam, dan waktu bicara 7,5 jam.
Meskipun bukan sebuah ponsel revolusioner seperti tampak pada kamera 5 MP & Xenon flash-nya dimana ini sudah tersedia pada Sony Ericsson K850i/Nokia N82/Nokia 6220 Classic itu artinya motorola harus tawarkan kualitas yang lebih bagus dengan seharga ponsel yang sama, miskin shooting clips (kapabilitas video cuma 176×144), pada display-nya pun demikian- lebih cocok dipergunakan pada lingkungan “indoor” karena warna lebih jelas, tidak mendukung 3G, jaringan WCDMA, pilihan galery sedikit, dan fungsi image editor terbatas tapi bagaimanapun ponsel ini masih terbilang bagus dan interaksinya cukup cepat serta harga memadai untuk sebuah ponsel standar “mid-end”. MOTOZINE ZN5 akan tersedia mulai bulan Juli 2008 di pasar China, sedangkan diseluruh dunia pada akhir tahun ini dengan harga 300 euro. (Sumber: http://www.spaceku.com)

